SURAKARTA - TaniHub Group sebagai startup agritech terdepan di Indonesia resmi bekerja sama dengan pelaku industri kuliner Wong Solo Group (melalui PT. Sarana Bakar Digdaya) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kemajuan pertanian sekaligus usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Kerja sama tersebut meliputi jual-beli, produksi, distribusi produk-produk segar maupun olahan, hingga pendanaan untuk pengembangan usaha.

Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-founder TaniHub Group mengatakan bahwa kerja sama yang dibangun dengan Wong Solo Group memperbesar akses kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam menikmati hasil panen petani Indonesia dan memperbesar serapan hasil pertanian Indonesia. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan Wong Solo Group, karena kami memiliki impian yang sama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat atas makanan sehat. Hal ini tentu dapat dipenuhi dari hasil para petani Indonesia,” ucap Ivan.

Dalam kerja sama ini, TaniHub akan memasarkan produk-produk olahan siap saji milik Wong Solo Group ke semua saluran penjualan, seperti modern trade (pasar modern), general trade (toko-toko kelontong), dan horeca (hotel, restoran, katering). Total potensi kolaborasi ini ditaksir mencapai omzet Rp250 miliar per bulannya.

Melalui TaniSupply, unit bisnis TaniHub Group, satu juta ton gabah hasil panen mitra petani TaniHub akan disalurkan setiap bulannya ke pabrik penggilingan padi milik Wong Solo Group. Di samping itu, TaniSupply juga akan memasok buah segar bagi Wong Solo Group untuk diekspor ke pasar Timur Tengah.

Kolaborasi ini juga melibatkan TaniFund–juga merupakan unit bisnis TaniHub Group–dalam mendukung ekspansi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. TaniFund akan turut mendanai pembelian mesin produksi senilai Rp 100 miliar untuk meningkatkan produktivitas pabrik pengolahan ayam milik Wong Solo Group. Lebih lanjut, TaniFund juga aktif terlibat dalam pengembangan usaha Wong Solo Group dengan membukakan pendanaan terhadap pendirian 200 outlet baru Wong Solo Group yang akan dilaksanakan sampai tahun 2021. (LM)