ARTO - PT. Bank Jago Tbk

Rp 18.350

-1.275 (-7,00%)

JAKARTA. Lembaga dana investasi milik Pemerintah Singapura, GIC Private Limited (Government of Singapore Investment Corporation Private Limited) menyatakan komitmennya untuk membeli saham hasil rights issue sebanyak 1,3 miliar lembara atau sekitar 9% saham PT Bank Jago Tbk (ARTO).

Wakil Direktur Utama Bank Jago Arief Harris mengungkapkan sejak Desember 2020 pihaknya sudah mulai berbicara dengan banyak calon investor yang menyatakan minatnya untuk memiliki saham Bank Jago. "Minat yang paling besar adalah GIC. Mereka menyatakan tertarik dan berkomitmen,” ujar Arief dalam media briefing, Jumat (26/2/2010).

Bank Jago pada RUPS Luar Biasa yang diselenggarakan September 2020 menyetujui untuk melakukan rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 3 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.350 per saham. Perseroan akan menghimpun dana segar sebesar Rp7,05 triliun dari rights issue, sekaligus peringkat Bank Jago naik ke kategori BUKU 3.

Menurut Arief, GIC akan menyerap sekitar 1,34 miliar saham atau sekitar 9% dari total saham. Dalam prospektus HMETD yang dipublikasikan hari ini, pelaksanaan PMHMETD II,  GIC Private Limited akan memiliki saham Bank Jago sebesar 9,67%. GIC akan menyerap saham tersebut dari pengalihan MEI dan DKAB. (AM)