ANJT - PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk

Rp 690

-30 (-3,43%)

JAKARTA - Laba PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) tumbuh 148,5% di tahun 2020 atau mengalami pemulihan (rebound) dari kerugian sebesar US$ 64,48 juta di tahun 2019. Pemulihan kinerja ini  dampak dari kenaikan harga crude palm oil (CPO) sejak Juni 2020.

Naga Waskita, Direktur PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) menyampaikan harga CPO sempat turun pada Maret 2020 karena melemahnya permintaan konsumen dampak COVID-19, namun harganya kembali naik seiring aktivitas pemulihan perekonomian.

"Harga jual rata-rata CPO pada 2020 kisaran US$ 581 per metrik ton (Mt), naik 21,2% dibandingkan harga CPO di tahun 2019 sebesar US$ 479 per Mt. Sedangkan harga jual rata-rata palm kernel (PK) tercatat sebesar US$ 315 per Mt, naik 20,7% dibandingkan harga jual PK sebesar US$ 261 per Mt," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (29/3).

Dengan kenaikan harga CPO dan PK itu, maka ANJT membukukan kenaikan pendapatan sebesar US$ 164,10 juta, naik 25,9% dari tahun 2019 sebanyak US$ 130,35 juta. Laba kotor dan laba usaha masing-masing sebesar US$ 40,08 juta dan US$ 17,58 juta naik dari US$ 23,76 juta dan US$ 6,80 juta, sedangkan laba bersih naik menjadi US$ 2,21 juta dari rugi sebesar US$ 64,48 juta di tahun 2019. (LK)