SOHO - PT. Soho Global Health Tbk

Rp 6.375

-25 (-0,39%)

JAKARTA - PT Soho Global Health Tbk (SOHO) mencatatkan pertumbuhan penjualan 22% sepanjang tahun 2020 dipengaruhi kuatnya permintaan konsumen akan produk kesehatan di tengah pandemi COVID-19. Hal itu disampaikan Rogelio Paulino Jr.Castillo La O, Presiden Direktur PT Soho Global Health Tbk (SOHO) dalam Laporan Keuangan Tahun 2020 yang dikutip Senin (12/4).

Disampaikannya bahwa SOHO mengantongi penjualan sebanyak Rp 6,2 triliun, lebih tinggi dari penjualan tahun 2019 sebesar Rp 5 triliun. "Kami melihat permintaan konsumen sangat kuat untuk produk imboost sejak kasus pertama COVID-19 di kuartal I 2020," katanya.

Pertumbuhan penjualan berasal dari divisi produk profesional sebanyak 32% menjadi Rp 569 miliar, divisi produk kesehatan sebanyak 30% menjadi Rp 523 miliar, dan bisnis distribusi serta logistik tumbuh 23% menjadi Rp 4,6 triliun.

Menurut dia, capaian penjualan itu mendorong pertumbuhan laba bersih sepanjang tahun 2020. Hal itu menjadikan perusahaan mampu mengantongi pertumbuhan laba di atas 40% dalam empat tahun berturut-turut. "Laba bersih tumbuh 45% dari Rp 118,7 miliar menjadi Rp 172,2 miliar," katanya. (LK)