PTDU - PT. Djasa Ubersakti Tbk

Rp 60

-1 (-1,67%)

JAKARTA - PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU), perusahaan konstruksi, menjajaki pengembangan bisnis pertambangan biji besi dan batu split dengan estimasi tambahan pendapatan sebesar Rp 53,01 miliar pada tahun ini. Dalam lima tahun ke depan, pendapatan dari bisnis ini diasumsikan mencapai Rp 105,75 miliar.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (14/4), Pio Hizkia Wehantouw, Direktur PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) menyampaikan perusahaan tengah melakukan studi kelayakan di sektor jasa pertambangan dan galian. "Studi kelayakan telah dimulai akhir Desember 2020 dan laporan hasil studi kelayakannya akan berakhir pada 30 Juni 2021," katanya.

Menurut dia, perusahaan dapat melakukan ekspansi usaha di bidang pertambangan dan galian berdasarkan  hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh KJPP Dasa'at Yudistira dan rekan. Sumber dana untuk penambahan bisnis itu direncanakan berasal dari internal kas.

Mengacu pada laporan hasil studi kelayakan itu, volume produksi batu split diasumsikan sebanyak 112.933 m3 dengan harga Rp 350.000 per ton, maka pendapatannya sebesar Rp 5,64 miliar. Sedangkan, produksi biji besi diasumsikan sebanyak 326.700 ton dengan harga Rp 1,01 juta per ton, maka pendapatannya sebanyak Rp 47,37 miliar di akhir tahun 2021. (LK)