ADRO - PT. Adaro Energy Tbk

Rp 1.315

+45 (+3,54%)

JAKARTA. Emiten pertambangan batu bara PT Adaro Energy Tbk. sedang menjajaki pinjaman sindikasi perbankan dengan nilai mencapai US$400 juta untuk refinancing utang anak usaha yaitu PT Adaro Indonesia.

Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman mengatakan perseroan melalui anak usahanya PT Adaro Indonesia memiliki pinjaman senilai US$ 400 juta yang akan jatuh tempo pada pertengahan 2021.

“Kami menjajaki [pinjaman] ke beberapa bank untuk refinancing pinjaman lima tahun ke depan,” ujar Luckman kepada media, Senin (19/4/2021).

Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir menjelaskan bahwa respons perbankan terhadap rencana pinjaman tersebut cukup baik. “Yang mau berpartisipasi banyak. Oversubscribe malah. Jadi konsorsiumnya cukup banyak lah,” ujar Garibaldi.

Fitch ratings mempertahankan peringkat BBB- dengan outlook stabil untuk PT Adaro Indonesia (AI). (AM)