DGNS - PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk

Rp 248

-4 (-1,61%)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan terdapat 74 emiten yang akan melakukan penawaran umum (rights issue) di Burs Efek Indonesia (BEI) hingga akhir tahun ini. Hal itu disampaikan Anto Prabowo, Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK dalam siaran pers dikutip Jumat (30/4).

"Indikasi dana yang akan terkumpul melalui aksi korporasi itu diperkirakan Rp 63,82 triliun hingga akhir tahun,"

Menurut dia, sebanyak 45 emiten telah melakukan penawaran umum di BEI hingga kemarin (27/4) dengan dana terhimpun sebanyak Rp 47,07 triliun. Bila dikalkulasikan dengan rencana itu, maka dana yang akan terhimpun melalui bursa sebesar Rp 110,89 triliun dan 119 emiten sepanjang 2021.

Berdasarkan data BEI terbaru, emiten baru yang melantai di bursa antara lain, PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk (BANK), PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT FAP AGRI Tbk (FAPA), PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP), PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO), PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), PT Indointernet Tbk (EDGE), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU). (LK)