ENRG - PT. Energi Mega Persada Tbk

Rp 105

+6 (+6,00%)

JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) akan menerbitkan 14.48 miliar lembar saham baru dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue, untuk menghimpun dana hingga US$125,2 miliar atau Rp1,82 triliun.

Riri Hosniari Harahap, Corporate Secretary ENRG, menjelaskan jumlah saham baru yang akan diterbitkan setara dengan 58,33% dari total modal ditempatkan atau disetor penuh perseroan. Harga nominal saham yang akan diterbitkan yaitu Rp100 per saham, serta dengan harga pelaksanaan Rp126 per saham.

“Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya dalam PUT III ini akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi) dalam jumlah maksimum sebesar 58,33%,” jelas Harahap dalam prospektus yang telah diterbitkan.

Adapun pembeli siaga dalam rights issue tersebut yaitu PT Bakrie Kalila Investment. Nantinya, salah satu perusahaan Group Bakrie ini akan mengambil dan membeli sisa saham yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham lama.

Perdagangan HMETD akan berlangsung selama 6-14 Juli 2021. Sedangkan pembayaran penuh oleh pembeli siaga akan berlangsung pada 21 Juli 2021.

Saat ini, 13,54% saham ENRG dimiliki oleh PT Valbury Sekuritas Indonesia. Kemudian sebanyak 9,67% saham dimiliki oleh Greenwich International Ltd, 8,69% saham dimiliki oleh Reignwood Inter Investment, dan 60,72% saham dimiliki oleh investor publik. (KR)