ASGR - PT. Astra Graphia Tbk

Rp 810

0 (0%)

JAKARTA - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menorehkan penurunan pendapatan 13,46% di semester I 2021 menjadi Rp 1,25 triliun dari Rp 1,45 triliun pada periode serupa tahun lalu. Kinerja itu juga memengaruhi perolehan laba menjadi Rp 18,09 miliar dari Rp 20,93 miliar.

Dalam Laporan Keuangan per semester I 2021 yang dipublikasikan pada Rabu (27/7), manajemen ASGR menyampaikan bahwa penurunan pendapatan imbas pandemi COVID-19. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memengaruhi penjualan dan penagihan, pendapatan berulang dan penyediaan barang serta jasa bagi konsumen.

"Menghadapi kondisi perekonomian yang masih dibayangi oleh ketidakpastian, Astragraphia melakukan adaptasi, mitigasi, dan mengedepankan operational  excellence dalam setiap proses di seluruh lini bisnis," kata Hendrix Pramana, Presiden Direktur PT Astra Graphia Tbk (ASGR).

Kontributor pendapatan berasal dari usaha sewa Rp 524,30 miliar, diikuti penjualan barang Rp 332,02 miliar, pendapatan proyek Rp 159,47 miliar, jasa perbaikan dan pemeliharaan Rp 148,19 miliar, serta bahan pakai dan jasa alih daya Rp 92,83 miliar.

Per 30  Juni  2021, ASGR mencatatakan laba kotor Rp 248,80 miliar, turun dari Rp 269,18 miliar, begitu juga dengan laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp 23,48 miliar dari Rp 25,62 miliar. "Astragraphia telah melakukan perbaikan di beberapa pos pengeluaran dan mampu mengefisienkan biaya operasional sebesar 4%," katanya. (LK)