KLBF - PT. Kalbe Farma Tbk

Rp 2.140

-10 (-0,47%)

JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usaha PT Enseval Putra Megatrading, Tbk (EPMT) terus meningkatkan pemanfaatan platform digital healthcare EMOS.

Situasi pandemi COVID-19 menyebabkan banyak saluran distribusi atau pelanggan mengalami kendala dalam rantai pasokan, sehingga mereka tidak dapat memenuhi dengan baik permintaan konsumen yang membutuhkan produk-produk farmasi, kesehatan, & consumer goods. Untuk itu Kalbe mengoptimalkan aplikasi EMOS (Electronic Mobile Order System) yakni

aplikasi atau platform B2B order digital yang memudahkan apotek, toko dan pelaku usaha distribusi produk kesehatan lainnya untuk memesan produk  farmasi dan kesehatan, sehingga ketersediaan produk kesehatan berkualitas di apotek, klinik, rumah sakit dan toko mereka tetap terpenuhi dengan baik untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat.

“Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, Kalbe terus meningkatkan pemanfaatan platform online dan teknologi digital dengan tujuan untuk menyediakan layanan dan produk kesehatan bagi masyarakat, yang saat ini lebih banyak di berada di rumah,” kata Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius. “Kedepannya, platform digital ini akan menjadi ekosistem rantai pasok produk kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di industri kesehatan,” katanya lagi.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, EMOS telah digunakan oleh berbagai saluran penjualan termasuk apotek, rumah sakit, klinik, toko obat, mini market, toko susu, toko perlengkapan bayi dan toko kelontong di seluruh Indonesia. Saat ini, aplikasi EMOS tidak hanya digunakan oleh Enseval tapi sudah digunakan oleh partner-partner principal maupun distributor lainnya. Aplikasi EMOS sudah menghadirkan produk milik lebih dari 100 principal, digunakan oleh lebih dari 100 distributor yang tersebar di seluruh Indonesia. (LM)