BOLA - PT. Bali Bintang Sejahtera Tbk

Rp 412

+30 (+7,00%)

JAKARTA. PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), perusahaan yang menaungi klub bola Bali United, masih memiliki sisa dana hasil penawaran saham perdana (IPO) sebanyak Rp257,36 miliar atau sekitar 24% dari total dana yang dihimpun.

Yabes Tanuri, Presiden Direktur BOLA, menjelaskan total dana IPO yang telah terealisasi yaitu Rp80,41 miliar. Rinciannya sebanyak Rp11,01 miliar dialokasikan untuk kebutuhan fasilitas perseroan, sebanyak Rp9,14 miliar untuk kebutuhan bisnis, sebanyak Rp3,91 miliar untuk kebutuhan olahraga, sebanyak Rp37,46 miliar untuk kebutuhan entitas anak, dan Rp18,89 miliar untuk kebutuhan modal kerja.

Sebagai catatan, BOLA melakukan penawaran umum IPO di Bursa Efek Indonesia pada 2 tahun lalu, tepatnya pada 17 Juni 2019. Total dana yang dihimpun perseroan tercatat sebanyak Rp350 miliar dan dipotong biaya penawaran umum Rp12,23 miliar.

Saat ini, BOLA menempatkan sisa dana IPO di sejumlah instrumen investasi. Beberapa di antaranya yaitu di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak Rp42,7 miliar, PT Bank INA Rp53,7 juta, PT Bank Mega Tbk (MEGA) Rp242,62 juta, PT Bank QNB Rp225,97 juta, deposito Bank INA Rp15 miliar, deposito MEGA Rp80,13 miliar, PT Buana Capital Sekuritas Rp29 miliar, PT Nusadana Investama Indonesia Rp30 miliar, dan Obligasi Sinar Mas Multifinance Rp60 miliar. (KR)