HKMU - PT. HK Metals Utama Tbk

Rp 51

-2 (-4,00%)

JAKARTA. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) mengumumkan rencana penerbitan sebanyak-banyaknya 5,15 miliar lembar saham baru, dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Jodi Pujiyono, Corporate Secretary HKMU, menyampaikan pihaknya akan meminta persetujuan dari pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 Oktober 2021 mendatang. Setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham, Manajemen HKMU menargetkan rights issue dapat dilaksanakan awal tahun depan.

“HMETD diharapkan akan dilaksanakan dan selesai pada kuartal I tahun 2022,” jelas Pujiyono dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Pujiyono menyampaikan dana perolehan rights issue akan dialokasikan untuk modal kerja bisnis ritel HKMU. Selain itu, dana rights issue juga akan dialokasikan untuk membayar sejumlah utang perseroan.

Per 31 Juli 2021, PT Hyamn Sukses Abadi menguasai 46,87% saham HKMU dan sisanya 53,13% dimiliki oleh investor publik. Namun porsi kepemilikan saham tersebut berpotensi terdilusi hingga 61,52%, jika pemegang saham tidak ambil bagian dalam rights issue. (KR)