KAEF - PT. Kimia Farma Tbk

Rp 2.410

+150 (+6,22%)

JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mengantongi laba tahun berjalan Rp 53,39 miliar per semester I 2021, naik dari periode serupa tahun 2020 sebesar Rp 51 miliar. Kenaikan ini seiring peningkatan pendapatan perusahaan.

Dalam Laporan Keuangan semester I 2021 yang dipublikasikan Jumat (24/9), Verdi Budidarmo, Presiden Direktur PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) menyammpaikan penjualan tercatat Rp 5,55 triliun dan laba kotor Rp 1,86 triliun. Di periode serupa tahun lalu, pendapatan dan laba kotor masing-masing Rp 4,86 triliun dan Rp 1,78 triliun.

Semester I 2021, kontributor penjualan terbanyak berasal dari pasar dometik Rp 5,46 triliun dan ekspor Rp 91,48 miliar. Periode serupa tahun 2020, penjualan di dalam negeri Rp 4,56 triliun dan ekspor Rp 120,82 miliar.

Dari segmen operasi, kontributor terbanyak berasal dari penjualan retail Rp 2,28 triliun, distribusi Rp 1,71 triliun, manufaktur Rp 851 miliar, dan lainnya Rp 709,06 miliar. Penjualan terbanyak dari obat ethical Rp 1,75 triliun, obat generik Rp 1,16 triliun, alat kesehatan, jasa klinik dan lab klinik Rp 1 triliun, dan sisanya berasal dari obat over the counter, vaksin, dan pil keluarga berencana (KB). (LK)