RMKE - PT. RMK Energy Tbk

Rp 334

+8 (+2,00%)

JAKARTA - PT RMK Energy Tbk (RMKE), perusahaan logistik dan perdagangan batu bara, akan mengembangkan kapasitas layanan pelabuhan bongkar muat di Keramasan dan dan stasiun kereta api Stasiun Simpang, Palembang. Hal itu disampaikan Tony Saputra, Direktur Utama PT RMK Energy Tbk (RMKE) dalam siaran pers dikutip Rabu (8/12).

Disampaikannya peningkatan pengapalan batu bara menjadi 25 juta ton per tahun, kapasitas stasiun pembongkaran kereta api lebih dari 17 ton per tahun, dan membangun stasiun muat khusus batu bara di hulu lokasi pertambangan batu bara. "Perusahaan optimistis guna mengembangkan bisnisnya menjadi perusahaan publik yang menerapkan prinsip tata kelola yang sehat di tengah kondisi pandemi ini," katanya.

Sumber dana atas rencana itu diambil dari hasil penawaran perdana 875 juta saham (intial public offering/IPO) yang ditargetkan sebesar Rp 180,25 miliar. Dalam IPO yang berlangsung pekan lalu (30/11-3/12), RMKE menetapkan harga IPO Rp 206 per saham.

Saputra mengatakan perusahaan saat ini mengelola satu-satunya terminal khusus batu bara swasta di Indonesia yang terintegrasi dengan jalur kereta api. "Dengan menggunakan infrastruktur logistik milik perusahaan, maka pengelolaan tambang di daerah pedalaman akan lebih kompetitif dan biaya transport lebih rendah," katanya. (LK)