TRIS - PT. Trisula International Tbk

Rp 230

-10 (-4,35%)

JAKARTA - PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten integrated apparel provider yang bergerak di bidang tekstil dan garmen, terus fokus dalam menerapkan praktik bisnis keberlanjutan. Salah satu langkah TRIS adalah dengan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan, yaitu gas alam terkompresi atau CNG (Compressed Natural Gas) pada mesin uap di pabrik anak usahanya, yaitu PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing. Mesin CNG bertujuan untuk mengurangi pengeluaran emisi yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bahan bakar biasa. Hal ini juga merupakan persiapan TRIS dalam menyambut era pajak karbon tahun 2022.

Santoso Widjojo selaku Direktur Utama TRIS menjelaskan, “Kami sangat antusias dengan adanya rencana pajak karbon pada tahun 2022, yang mana TRIS sudah sejak lama berkomitmen dalam prinsip lingkungan keberlanjutan dengan memerhatikan aspek pada 3P (People, Planet, Profit). Selain menciptakan keuntungan dan kesejahteraan bagi karyawan, kami juga memerhatikan lingkungan sekitar dengan fokus pada proses produksi yang sustainable. Diharapkan TRIS dapat terus menjaga dan melindungi bumi untuk generasi yang akan datang. Misalnya, dengan menggunakan energi yang ramah lingkungan.”

TRIS menggunakan energi yang ramah lingkungan dan tidak beracun. Hal ini diterapkan pada penggunaan gas alam terkompresi yang lebih bersih dan lebih ramah lingkungan sebagai pengganti batu bara untuk memasok boiler (mesin uap). TRIS memasang Steam Trap untuk mengatur aliran uap pada boiler di pabrik TRIS sehingga aliran uap dapat disesuaikan dengan kebutuhan untuk mengurangi pengeluaran karbon dioksida (CO2). Tujuannya adalah menciptakan efisiensi dan keberlangsungan produksi yang sustainable. Diharapkan pada tahun 2022 TRIS dapat terus berpartisipasi dalam mengurangi emisi demi lingkungan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, TRIS juga memerhatikan pada efisiensi penggunaan listrik. TRIS mengganti penggunaan lampu biasa menjadi lampu LED yang lebih hemat listrik. Namun, tanpa mengesampingkan kualitas pencahayaan yang lebih terang untuk menghemat penggunaan energi pada pabrik-pabrik TRIS. Serta, selalu melakukan pemeriksaan berkala atas semua mesin dan peralatan produksi untuk menghindari kebocoran penggunaan energi.  (LM)