JAKARTA. Platform investasi terintegrasi asal Indonesia Pluang, telah mendapatkan pendanaan US$55 juta atau sekitar Rp787,3 miliar yang dipimpin oleh Accel dan diikuti oleh sejumlah perusahaan venture capital ternama.

Sejumlah investor yang tergabung dalam pendanaan Pluang termasuk BRI Ventures, Gold House, Go-Ventures, UOB Venture, dan Openspace Ventures. Pendanaan ini menambah total dana yang telah dihimpun oleh Pluang sejak 2019 menjadi sebesar US$113 juta, menurut data idnfinancials.com.

Claudia Kolonas, Co-Founder of Pluang, menyampaikan pendanaan tersebut akan membantu penyediaan produk investasi yang mudah digunakan untuk pasar Indonesia dan Asia Tenggara. Hal ini diyakini akan memberi lebih banyak pilihan opsi investasi bagi pengguna, dari kelas ekonomi yang beragam.

“Dengan tambahan investasi ini, tim kami akan mampu mengakselerasi momentum kami dan menyediakan lebih banyak tools, sumber daya, dan edukasi yang penting untuk memberdayakan kekayaan pengguna dalam jangka panjang,” ungkap Kolonas lewat keterangan resmi kepada idnfinancials.com.

Sebagai informasi, Pluang mulai beroperasi sejak 2019 lalu dengan menyediakan beragam pilihan aset investasi. Platform yang dikelola dan dikembangkan PT Bumi Santosa Cemerlang ini, telah terintegrasi dengan sejumlah aplikasi ternama seperti Gojek, DANA, Tokopedia, dan Bukalapak.

Saat ini, jumlah pengguna terdaftar Pluang tercatat lebih dari 4 juta di Indonesia. Sementara sepanjang Januari 2020-November 2021, pertumbuhan transaksi bulanan pengguna tercatat naik hingga 22 kali lipat. (KR)