JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) menjajaki kerja sama bisnis dengan perusahaan calon mitra di sejumlah negara kawasan di Asia terkait target sebagai Asian leading integrated marine logistic company dan pendapatan sebesar US$ 4 miliar di 2030.

Arief Sukmara, Sekretaris Perusahaan PT Pertamina International Shipping (PIS) menyampaikan upaya penjajakan mencari mitra di negara kawasan wujud semangat perusahaan menjadi go global dan go produktif dan efisien. "Bisnis PIS tidak ahnya fokus di sektor angkutan perkapalan bahan bakar minyak (BBM) dan crude, tapi juga untuk ga, petrokimia, dan kargo bulk," katanya dalam siaran pers dikutip Selasa (18/1).

Menurut dia, PIS tengah menjajaki kerja samaa dengan perusahaan calon mitra di Singapura, Malaysia, Jepang, Korea, dan China di bidang terminal bahan bakar, khususnya untuk kawasan yang menjadi hub market Asia Pasifik. Melalui anak usahanya, PIS mengelola integrated fuel terminal di Tanjung Uban dan Pulau Sumbu yang berdekatan dengan Singapura.

Saat ini, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini memiliki 11 rute pelayaran internasional antara lain, Afrika, Arab Saudi, Australia, Singapura, Malaysia, China, India, dan Aljazair. (LK)