BBCA - PT. Bank Central Asia Tbk

Rp 7.525

-50 (-1,00%)

JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menargetkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan atau sustainable financing sebesar 7% pada 2022. Sementara pertumbuhan sustainable financing BBCA tahun lalu sebesar 20,9% atau mencapai Rp154,4 triliun.

  “Kami tidak menargetkan [pembiayaan berkelanjutan] muluk-muluk, yaitu 7%,” kata Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim dalam acara Bisnis Indonesia Green Economy Outlook 2022 secara virtual, Selasa (22/2/2022). Pembiayaan kredit untuk sektor berkelanjutan tersesbut akan ditopang oleh likuiditas yang masih memadai dan harapan akan pemulihan ekonomi, kata Vera. 

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja secara terpisah mengungkapkan tahun lalu pihaknya telah menyalurkan sebanyak Rp154,4 triliun untuk kredit berkelanjutan, dimana realisasinya tumbuh  di atas target 5,5%, yaitu sebesar 20,9%. Nilai tersebut berkontribusi sebesar 24,8% terhadap total portofolio kredit Bank BCA.

Sementara itu sektor berkelanjutan yang sudah dibiayai Bank BCA adalah UKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan yang berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, energi terbarukan, produk eco-efficient, pengelolaan air dan air limbah, hingga efisiensi energi. (AM)