JAKARTA. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 300 juta lembar atau 5,41% dari total saham beredar.

Rahman Sadikin, Direktur DGIK, menjelaskan perseroan menyiapkan dana sebesar Rp50 miliar dalam rangka buyback saham. “Tindakan korporasi ini akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 bulan setelah tanggal penyampaian keterbukaan informasi ini,” ungkap Sadikin pada Senin (8/3) kemarin.

Sadikin menegaskan buyback saham tersebut tidak akan berdampak negatif pada pendapatan DGIK. Alasannya, kata Sadikin, “pembelian saham ini menggunakan dana idle perseroan.”

Buyback saham akan dilaksanakan dengan metode pembelian melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah melaksanakan aksi ini, performa laba ber saham perseroan akan berubah menjadi Rp7,17 dari sebelumnya hanya Rp0,1.

Menurut data idnfinancials.com, harga saham DGIK pada perdagangan Senin (8/3) kemarin ditutup menguat 0,68% atau 1 poin ke level Rp149 per lembar. Meskipun demikian, harga saham DGIK sejak awal tahun ini (year-to-date) anjlok 25,13% atau 50 poin. (KR)