WIKA - PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk

Rp 925

+10 (+1,00%)

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan kenaikan pendapatan sepanjang tahun 2021, namun capaian laba bersih menurun dipengaruhi penurunan laba usaha. Agung Budi Waskito, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan kinerja perusahaan dalam Laporan Keuangan Tahun 2021 yang dikutip Selasa (15/3).

Disampaikannya WIKA membukukan pendapatan sebesar Rp 17,80 triliun, naik dari Rp 16,53 triliun dan laba kotor Rp 1,69 triliun, tumbuh dari tahun 2020 sebesar Rp 1,52 triliun. Namun laba usaha turun menjadi Rp 1,12 triliun dari Rp 1,46 triliun disebabkan penurunan penghasilan lainnya menjadi Rp 1,27 triliun dari Rp 3,20 triliun. Sedangkan laba bersih tercatat sebesar Rp 214,42 miliar, turun dari laba tahun 2020 sejumlah Rp 301,56 miliar.

Pendapatan utama WIKA berasal dari Infrastruktur dan Gedung Rp 9,34 triliun, naik dari Rp 8,49 triliun, diikuti dari segmen Industri Rp 4,60 triliun, turun dari Rp 5,06 triliun, Energi dan Industrial Plant Rp 3,31 triliun, naik dari Rp 2,44 triliun, Realty dan Properti Rp 457,89 miliar, turun dari Rp 533,04 miliar, dan segmen investasi menyumbang pendapatan Rp 6,59 miliar. (LK)