ADRO - PT. Adaro Energy Indonesia Tbk

Rp 2.970

-10 (0%)

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) kembali memperpanjang periode pembelian kembali (buyback) saham yang dimulai pada September 2021 lalu, karena masih terdapat sisa saham yang dapat dibeli perseroan.

Mahardika Putranto, Sekretaris Perusahaan ADRO, menjelaskan buyback saham akan diperpanjang selama 3 bulan mendatang sampai dengan 21 Juni 2022. “Pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan pada periode perpanjangan kembali tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan karena saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi,” jelas Putranto lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Buyback saham ADRO pada masa perpanjangan akan dilakukan dengan harga wajar, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pembelian saham akan dilaksanakan lewat transaksi di BEI melalui pasar reguler. Perseroan juga telah menunjuk 1 perusahaan efek untuk melaksanakan buyback saham.

Menurut data idnfinancials.com, ADRO telah menyiapkan dana hingga Rp4 triliun dalam rangka buyback saham sejak September 2021 lalu. Sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah saham yang dibeli ADRO minimal 7,5% serta tidak melebihi 20% dari modal disetor perseroan.

Sebelumnya, aksi buyback saham ini telah diperpanjang pada Desember 2021. Perpanjangan periode buyback dilakukan oleh ADRO karena masih terdapat sisa saham yang dapat dibeli. (KR)