CPIN - PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk

Rp 5.700

+250 (+4,00%)

JAKARTA. Di tengah harga bahan baku yang tinggi, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menargetkan pertumbuhan kinerja dua digit pada tahun 2022. Sementara segmen food ditargetkan tumbuh 20% karena akan menjadi ujung tombak pendapatan.

Presiden Direktur CPIN Tjiu Thomas Effendy menjelaskan untuk mencapai target tersebut, pihaknya mendirikan outlet ritel dan gencar menjalin kerja sama dengan mitra sehingga produk bisa makin dekat ke konsumen, termasuk melalui jaringan mitra di perumahan, kata Thomas dalam paparan publik, Senin (23/5/2022).

Selanjutnya dia menargetkan segmen pakan ternak tumbuh 10%. Tahun lalu, penjualan segmen ini mencapai Rp14,26 triliun, atau menyumbang 28% terhadap total pendapatan Rp51,69 triliun. Sedangkan segmen peternakan unggas yang meliputi penjualan anak ayam usia sehari (day old chick/DOC) dan ayam siap potong (live bird) ditargetkan tumbuh masing-masing 10% dan 15%. Penjualan peternakan unggas CPIN pada 2021 mencapai Rp29,04 triliun, naik 37,05% (yoy).

Menurut Tjiu, pihaknya memasang target tersebut karena dia menilai prospek bisnis unggas pada 2022 cukup positif meski terdapat tantangan harga bahan baku yang tinggi. Di sisi lain, konsumsi unggas Indonesia dinilainya relatif masih memiliki ruang untuk tumbuh dibandingkan dengan negara-negara tetangga. (AM)