BRNA - PT. Berlina Tbk

Rp 1.150

-55 (-5,00%)

JAKARTA. PT Berlina Tbk (BRNA), produsen barang-barang dari plastik dan fiberglass, kembali mengadakan Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue untuk memperkuat modal.

Dewi Hartanti, Corporate Secretary BRNA, menyampaikan jumlah saham baru yang akan diterbitkan perseroan dalam aksi korporasi ini yaitu sebanyak 244,78 juta lembar. Setiap saham akan memiliki nilai nominal Rp50.

Jumlah saham yang diterbitkan setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh BRNA. “Dalam hal pemegang saham tidak melaksanakan HMETD yang akan diperoleh, maka persentase kepemilikan sahamnya terhadap saham-saham Perseroan akan terdilusi hingga sebanyak-banyaknya 20%,” kata Hartanti lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nantinya, dana yang diperoleh BRNA dari rights issue akan dipakai untuk kebutuhan perseroan dan anak usahanya. Ini termasuk pembayaran pinjaman, belanja modal, dan modal kerja.

Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 20 Juli 2022 mendatang, sebelum melaksanakan rights issue.

Menurut data idnfinancials.com, harga saham BRNA hari ini ditutup pada level Rp1.085 per lembar. Dengan asumsi harga ini, maka aksi rights issue yang digelar perseroan akan mendatangkan dana segar hingga Rp265,58 miliar. (KR)