LPKR - PT. Lippo Karawaci Tbk

Rp 95

0 (0%)

JAKARTA - Pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun menjadi Rp 6,81 triliun di semester I 2022 dibandingkan periode serupa tahun 2021 sebanyak Rp 8,05 triliun. Kondisi ini memperdalam catatan kerugian disebabkan penghasilan lainnya ikut turun.

Dikutip dari Laporan Keuangan Semester I 2022 yang dipublikasikan Selasa (30/8), Ketut Budi Wijaya, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyampaikan pendapatan segmen Real Estate Development Rp 1,87 triliun, turun dari Rp 2,26 triliun, Healthcare menjadi Rp 4,40 triliun dari Rp 4,63 triliun, dan Lifestyle Rp 533,06 miliar dari Rp 1,15 triliun.

Pendapatan bersih tercatat Rp 6,72 triliun, turun dari Rp 7,83 triliun, laba kotor menjadi Rp 2,77 triliun dari Rp 2,93 triliun, laba usaha anjlok menjadi Rp 87,20 miliar dari Rp 1,56 triliun, yang dipengaruhi menurunnya penghasilan lain menjadi Rp 75,16 miliar dari Rp 1,14 triliun.

Rugi periode berjalan tercatat Rp 1,06 triliun, lebih besar dari kerugian senilai Rp 19,49 miliar di semester I 2021. Sedangkan rugi komprehensif periode berjalan Rp 829,44 miliar, naik dari rugi komprehensif periode berjalan sebesar Rp 3,15 triliun disebabkan adanya keuntungan dari penjabaran laporan keuangan. (LK)