JAKARTA. Traveloka, startup online travel agent (OTA) akan memfokuskan pada bisnis utama yaitu agen travel online menyusul keberhasilannya mengumpulkan pendanaan senilai US$300 juta atau senilai Rp4,5 triliun.

Sumber dari Traveloka menjelaskan dana segar ini akan dipakai untuk memperkuat neraca keuangan. “Pendanaan ini memungkinkan kami untuk lebih memperkuat neraca keuangan dan untuk terus fokus pada bisnis utama sekaligus juga membangun bisnis masa depan, “ ujar sumber Traveloka seperti dikutip Bisnis, Kamis (29/9/2022)

Sejumlah investor yang terlibat dalam pendanaan kali ini adalah Indonesia Investment Authority (INA), BlackRock (melalui dana kredit privat yang dikelolanya), Allianz Global Investors, Orion Capital Asia, dan lembaga keuangan global terkemuka lainnya.

CEO INA Ridha Wirakusumah menilai sektor perjalanan dengan kemudahan dan akses yang tak tertandingi, agen perjalanan online (OTA) pun telah mengubah lanskap industri selama pandemi Covid-19. Dia menjelaskan peran OTA dalam pemesanan bruto pariwisata Indonesia saat ini meningkat dari 24% sebelum pandemi, menjadi 33% pada tahun 2021, dengan harapan mencapai 36%,” kata Ridha, dalam keterangan resmi pada Kamis (29/9/2022).

BlackRock dan Allianz Global juga menilai saat ini Traveloka adalah pemimpin yang kuat di bidang perjalanan online di Asia Tenggara, kawasan yang telah menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di dunia. (AM)