WIKA - PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk

Rp 905

-15 (-1,66%)

JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mulai hari ini (4/10/2022) melakukan penawaran awal obligasi dan sukuk Mudharabah sebesar Rp 2,5 triliun. Penawaran obligasi tersebut sebagai bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III Wijaya karya dengan total target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 4 triliun.

Dalam prospektus ringkas Wijaya Karya disebutkan penawaran obligasi dan sukuk masing-masing sebesar Rp 2 triliun dan Sukuk Mudharabah sebesar Rp 500 miliar. Masa penawaran awal dilakukan pada 4-18 Oktober 2022, tanggal efektif 26 Oktober 2022. Sedangkan masa penawaran umum akan berlangsung 28 Oktober - 31 Oktober 2022, tanggal penjatahan 1 November 2022, distribusi secara elektronik ditetapkan pada tanggal 3 November 2022 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 November 2022.

 Penawaran Umum obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah WIKA terdiri dari tiga seri.  Seri A dengan tenor 3 tahun, Seri B dengan tenor 5 tahun dan Seri C dengan tenor 7 tahun. Bunga obligasi akan dibayarkan secara kuartalan sejak tanggal emisi dan pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat pada Obligasi dan sukuk WIKA masing-masing Single A dan Single A Syariah sejak tanggal 15 Juli 2022. BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan BRI Danareksa Sekuritas akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. Sedangkan PT Bank Mega Tbk menjadi wali amanat. (AM)