PRDA - PT. Prodia Widyahusada Tbk

Rp 2.910

+10 (+0,35%)

JAKARTA - Laba PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) merosot 40,37% menjadi Rp 371,62 miliar per Desember 2022 dari periode serupa tahun 2021 sebesar Rp 623,23 miliar. Hal ini dipengaruhi penurunan pendapatan meski sudah menekan efisiensi beban pokok pendapatan.

Dalam Laporan Keuangan Tahun 2022 yang dikutip pada Kamis (16/3), pendapatan PRDA tercatat Rp 2,18 triliun, turun dari pendapatan tahun 2021 sebanyak Rp 2,65 triliun. Laba kotor dan laba usaha masing-masing Rp 1,32 triliun dan Rp 447,04 miliar. Di tahun 2021, laba kotor dan laba usaha masing-masing Rp 1,63 triliun dan Rp 758,68 miliar.

Pendapatan PRDA di semua segmen usaha menurun, termasuk layanan laboratorium yang menjadi tulang punggung perusahaan. Segmen Laboratorium berkontribusi Rp 1,93 triliun, turun dari Rp 2,39 triliun, Non Laboratorium Rp 233,72 miliar, naik melandai dari Rp 228,97 miliar, dan Klinik turun menjadi Rp 8,20 miliar, dari sebelumnya Rp 23,37 miliar. (LK)