TBMS - PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk

Rp 855

-15 (-2,00%)

JAKARTA. PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS), produsen kawat tembaga dan produk kawat, akan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2.

Manajemen TBMS menyampaikan aksi korporasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI). “Perseroan tidak menerbitkan efek bersifat ekuitas selain saham,” kata Manajemen TBMS, dalam keterangan resminya.

Setelah stock split, jumlah saham TBMS meningkat jadi 734,68 juta lembar, dari sebelumnya 367,34 juta lembar. Nilai nominal saham perseroan akan turun menjadi Rp25 dari sebelumnya Rp50 per lembar.

TBMS telah mengantongi persetujuan prinsip dari bursa untuk melaksanakan stock split. Akhir perdagangan saham perseroan dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 13 Februari 2024, serta perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 14 Februari 2024.

Namun demikian, Manajemen TBMS akan meminta persetujuan dari pemegang sahamnya terkait dengan rencana stock split. Agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa dijadwalkan pada 3 Januari 2024. (KR)