BIPI - PT. Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk

Rp 63

-1 (-2,00%)

JAKARTA - Kabar dari investasi asing pada Selasa (16/4) menunjukkan peningkatan volume jual asing yang mencapai kisaran 5,64 miliar lembar. Sementara itu, para investor asing hanya membeli total saham sebanyak 4,99 miliar lembar, sehingga net foreign ditutup di -644,14 juta lembar. Saham perusahaan telekomunikasi milik negara, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) merupakan saham dengan volume bersih asing tertinggi (-172,72 juta lembar) setelah 413,97 juta lembar sahamnya dijual.

Selain itu, saham dua perusahaan perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), menjadi saham yang paling banyak dijual selanjutnya. Para investor asing terlihat menjual 501,42 juta lembar saham BBRI dengan volume bersih -122,94 juta lembar, diikuti 237,82 juta lembar saham BBCA dengan volume bersih -101,59 juta lembar. Saham perusahaan media PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) lalu dijual 89,47 juta lembar dan volume bersihnya di -75 juta lembar. Selanjutnya, sekitar 192,16 juta lembar saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) di bidang e-commerce juga dijual dengan volume bersih -62,33 juta lembar.

Di sisi lain, saham perusahaan infrastruktur sumber daya energi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan saham distributor migas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sama-sama dibeli asing dengan volume di kisaran 60 jutaan lembar. Transaksi beli saham tersebut kemudian menghasilkan volume bersih BIPI di 55,79 juta lembar dan PGAS di 38,45 juta lembar. Di bidang pertambangan logam mulia, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dibeli 87,53 juta lembar dengan volume bersih 45,08 juta lembar. Para investor asing juga membeli 37,83 juta lembar saham produsen baterai kendaraan listrik PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan menghasilkan volume bersih 29,06 juta lembar. Daftar top buy kemudian ditutup dengan pembelian 167,98 juta lembar saham perusahaan tambang mineral PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan volume bersih 24,65 juta lembar. (KD)

Temukan berita investasi asing terbaru hanya di IDNFinancials!