DOID - PT. Delta Dunia Makmur Tbk

Rp 500

-10 (-1,96%)

JAKARTA - Kabar dari perusahaan sawit dan karet PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mewarnai petunjuk pasar saham pada Senin (13/5). Dua investor asing TAPG menjual saham dalam jumlah fantastis, dimulai dengan Gochean Holdings Incorporated yang menjual 1,09 miliar lembar, sehingga jatah sahamnya tinggal 5,39%. Lalu, Salween Investment Pte Ltd menjual 1,49 miliar saham, yang membuat kepemilikannya turun menjadi 7,37% saja.

Meski begitu, pemilik 23% saham TAPG, yaitu PT Persada Capital Investama, malah menambah porsi saham sebanyak 999,86 juta lembar, dengan kenaikan kepemilikan menjadi 28,28%.

Selanjutnya, Jonathan Chang menjadi pemilik baru 5,47% saham jaringan minimarket Alfamart setelah memborong 2,26 miliar lembar saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melalui PT BNC Sekuritas Indonesia.

Perusahaan jasa kontraktor penambangan batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) juga kembali membeli 10 juta lembar sahamnya sendiri, sedangkan PT Arthakencana Rayatama membeli saham perusahaan distribusi BBM PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebanyak 5,93 juta lembar.

Pemegang saham mayoritas PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC), yaitu PT Bogamulia Nagadi, juga menambah saham di emiten farmasi ini, kali ini sebanyak 1,11 juta lembar.

Di sisi lain, Tan John Tanuwijaya masih terlihat melepas saham perusahaan spesialis pondasi PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), sebanyak 19,35 juta lembar. Terakhir, dua investor PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) memutuskan untuk mengurangi saham di perusahaan sekuritas ini. Pertama, emiten ini sendiri yang menjual 3,70 juta lembar YULE, disusul oleh investor asing Bank of Singapore Limited yang melepas 2,10 juta lembar. (KD)

Petunjuk pasar terbaru dapat dibaca di IDN Financials!