ENRG - PT. Energi Mega Persada Tbk

Rp 206

-2 (-1,00%)

JAKARTA - Meski baru saja melantai di bursa, saham PT Haloni Jane Tbk (HALO) langung jadi incaran para investor asing pada Rabu (8/2). Emiten yang memproduksi sarung tangan lateks sekali pakai ini berhasil menjual 54,86 juta lembar saham ke investor asing dan meraih net volume 52,57 juta lembar. Ini berarti, saham HALO juga menjadi volume bersih tertinggi kali ini. Sebaliknya, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih jadi yang paling banyak dijual, setelah para penanam modal asing menjual 1.217.060.200 lembar GOTO, sehingga membuat volume bersihnya jadi -643.660.300 lembar. Angka ini tentu sangat berdampak pada volume bersih harian yang kemudian mencapai -707.007.800 lembar, dengan volume saham dibeli asing sekitar 1,74 miliar lembar dan 2,45 miliar lembar saham dijual.

Setelah GOTO, saham PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) juga dilepas oleh asing dengan volume lumayan tinggi. Ada lebih dari 107,50 juta lembar CPRO dijual, sehingga volume bersihnya -102,26 juta. Mengikuti setelahnya, sebanyak 51,53 juta saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan 40,02 juta saham PT Wir Asia Tbk (WIRG) juga turut dijual. Masing-masing saham pun mencatat volume bersih cukup rendah di -48,58 juta GIAA dan -37,80 juta WIRG. Tidak hanya itu, investor asing juga memutuskan untuk menjual 35,92 juta saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP), yang volume bersihnya lalu ditutup di angka -25,27 juta lembar.

Sebaliknya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) justru cukup laris dibeli oleh investor asing. Terbukti, ada 84,28 juta saham BBRI dan 78,54 juta BUKA yang pindah ke kepemilikan asing. Volume bersih BUKA sendiri ada di angka 45,88 juta lembar, sedangkan BBRI mencatat 32,47 juta lembar bersih. Dengan volume relatif lebih kecil, investor asing juga terlihat belanja 32,45 juta saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan 29,82 juta saham PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), yang keduanya lalu menghasilkan volume bersih lebih dari 20 juta lembar. (KD)

Temukan berita investasi asing hanya di IDN Financials!