MEDC - PT. Medco Energi Internasional Tbk

Rp 1.260

-5 (-0,40%)

JAKARTA - Senin (17/4), volume perdagangan saham yang dilakukan investor asing relatif lebih rendah daripada biasanya, tepatnya 1,65 miliar saham dibeli dan 1,61 miliar saham dijual. Meski menurun, volume bersih asing masih bisa bertahan di zona hijau, yaitu positif di angka 33.339.400 lembar. Volume bersih tertinggi kali ni dilaporkan oleh emiten teknologi PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan 43,99 juta lembar, setelah 51,73 juta lembar WIFI diborong oleh investor asing. Sementara itu, volume bersih terendah dilaporkan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan -159,81 juta lembar, setelah investor asing menjual lebih dari 456,55 juta lembar GOTO.

Selanjutnya, saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dibeli asing sebanyak 45,69 juta dan mendapat net volume sebesar 42,48 juta, atau yang kedua tertinggi setelah WIFI. Menyusul setelahnya, volume bersih PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dilaporkan sebesar 35,73 juta lembar dengan volume pembelian asing sebesar 59,30 juta. Tidak hanya itu, volume bersih PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dicatat sebesar 28,02 juta dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 26,50 juta, meskipun kedua emiten mencatat volume pembelian yang cukup berbeda. Investor asing dikabarkan belanja saham FREN sebanyak 33,52 juta, dan saham BBCA sebanyak hampir 70 juta lembar.

Di sisi lain, saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dijual asing dengan volume 81,90 juta lembar. Volume bersih ESSA pun jadi yang kedua terendah setelah GOTO dengan -49,46 juta lembar. Investor asing juga menjual saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), masing-masing sekitar 30 juta lembar. Volume bersih DMMX sendiri minus hampir 30 juta lembar, sedangkan MEDC ditutup di angka sekitar -20,60 juta. Terakhir, sebanyak 19,87 juta saham PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) dilepas asing dengan volume pembelian yang sangat kecil. Alhasil, volume bersih NATO kali ini minus sekitar 19,58 juta lembar. (KD)

Selalu perbarui berita investasi asing di IDNFinancials!