ICBP - PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

Rp 11.600

+50 (+0,43%)

JAKARTA - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan laba Rp 4,32 triliun di triwulan I 2023, di mana pendapatan keuangan menyumbang Rp 1,96 triliun dari total laba. Di periode serupa tahun 2022, kontribusi pendapatan keuangan hanya Rp 33,37 miliar dari total laba Rp 2,25 triliun.

Stefanus Indrayana, Head of Corporate Communications ICBP menyampaikan pendapatan keuangan perusahaan naik signifikan disebabkan laba yang belum terealisasi atas selisih nilai tukar mata uang asing dari aktivitas pendanaan seperti obligasi dalam mata uang asing.  "Kenaikan pendapatan bunga diantaranya karena kenaikan tingkat suku bunga," katanya dalam surat elektronik kepada idnfinancials.com, Rabu (26/7).

Sedangkan pendapatan keuangan emiten ini pada triwulan I 2022 lebih kecil dari triwulan I 2023, yang berasal dari pendapatan bunga atas saldo kas dan setara kas.

Kenaikan laba pada triwulan I 2023 seiring pertumbuhan penjualan menjadi Rp 19,14 triliun dari periode serupa tahun 2022 sebesar Rp 17,18 triliun.

Disampaikannya pertumbuhan pendapatan di kuartal I 2023 dikontribusikan pertumbuhan volume maupun kenaikan harga jual rata-rata, yang terjadi imbas kenaikan harga di tahun sebelumnya dan perubahan komposisi penjualan. "Kami menjalankan berbagai kegiatan untuk meningkatkan interaksi dan loyalitas konsumen terhadap merek dan produk kami, serta inovasi produk untuk dapat memenuhi selera dan kebutuhan konsumen yang terus berkembang," katanya.

Untuk tahun ini, Indrayana belum memastikan persentse adanya kenaikan harga jual produk di tingkat konsumen. "Perusahaan akan membuat keputusan penyesuaian harga pada saat hal tersebut dibutuhkan, dengan mempertimbangkan berbagai faktor diantaranya adalah harga bahan baku, kondisi makroekonomi, tingkat inflasi, daya beli konsumen dan tingkat persaingan," katanya. (LK)