ESSA - PT. ESSA Industries Indonesia Tbk

Rp 835

+5 (+0,60%)

JAKARTA - Kinerja PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) anjlok di semester III 2023 dibandingkan periode serupa tahun 2022. Hal ini dipengaruhi penurunan harga dan imbas penghentian reguler pabrik amoniak di triwulan I tahun ini.

Shinta D.U. Siringoringo, Sekretaris Perusahaan ESSA menyampaikan pendapatan dan laba perusahaan masing-masing turun 58% dan 91% di triwulan III 2023. "Pendapatan turun menjadi US$ 233 juta dari US$ 557 juta dan net profit menjadi US$ 10 juta, turun dari US$ 105 juta," katanya dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (18/10).

Menurut dia, harga realisasi Amoniak turun 58% menjadi rerata US$ 378/metrik ton (MT) pada triwulan III 2023, dibandingkan periode serupa tahun 2022. Penurunan harga imbas kenaikan harga pada tahun lalu.

"Harga Amoniak global tampaknya mencapai titik terendah pada Mei 2023 dan melanjutkan tren yang kuat untuk meningkat," katanya.

Disampaikannnya harga Amoniak mulai diperdagangkan di level normal sejak September 2023. Secara global, pasokan tetap ketat di tengah kebangkitan permintaan komoditas di Asia Timur dan China.

Menurut dia, harga Amoniak akan tetap pada level tinggi pada triwulan III 2023 terkait dengan bertambahnya isu ketidakpastian global. (LK)