CNMA - PT. Nusantara Sejahtera Raya Tbk

Rp 238

-4 (-1,65%)

JAKARTA - Volume pembelian asing pada Senin (20/11) mencatatkan angka 2,78 miliar lembar, atau lebih besar daripada volume jual asing yang berada di posisi 2,59 miliar lembar. Alhasil, net foreign volume berhasil ditutup di surplus 188,68 juta lembar. Kontributor terbesar pada tingginya volume beli asing adalah saham perusahaan digital PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang dibeli sebanyak 1,42 miliar lembar, dengan volume bersih 219,61 juta lembar.

Di posisi kedua top buy terdapat saham perusahaan telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang dibeli asing sebanyak 80,98 juta lembar, dan lalu menghasilkan volume bersih 67,88 juta lembar. Dengan volume bersih 44,48 juta lembar, saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) di bidang infrastruktur sumber energi juga dibeli sebanyak 56,12 juta lembar. Para investor asing kemudian membeli hampir 35 juta lembar saham perusahaan jaringan minimarket PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan volume bersih 25,71 juta lembar, dan dilanjutkan dengan pembelian 22,65 juta lembar saham perusahaan bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dengan volume bersih 19,31 juta lembar.

Sementara itu, sekitar 67,35 juta lembar saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di sektor perbankan dilepas asing dengan volume bersih hampir -40 juta lembar. Saham perusahaan penyiaran televisi berlangganan milik PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) turut dijual sebanyak 50,24 juta lembar dengan volume bersih di -36,72 juga lembar. Kemudian, 44,82 juta lembar saham perusahaan perhiasan emas PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dijual dengan volume bersih -23,67 juta lembar. Terakhir, penjualan 54,14 juta lembar saham perusahaan media PT Media Citra Nusantara Tbk (MNCN) dan 20,78 juta lembar saham perusahaan perbankan PT Bank KB Bukopin Tbk sama-sama menghasilkan volume bersih di kisaran -16 jutaan lembar. (KD)

Hanya di IDNFinancials, platform dengan berita investasi asing teraktual!