IMPC - PT. Impack Pratama Industri Tbk

Rp 362

-8 (-2,00%)

JAKARTA - Tempo-IDNFinancials menobatkan Haryanto Tjiptodihardjo sebagai The Best CEO In Building Products International Market. Sosoknya sukses membawa PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) go international, berkinerja positif selama masa pandemi Covid-19, dan konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham.

Penobatannya sebagai The Best CEO dikategori tersebut berlangsung di Sofitel Nusa Dua Beach Resort, Bali, pada akhir pekan lalu (1/12). Acara itu dihadiri sejumlah Chief Executive Officer (CEO) dari berbagai perusahaan terbuka yang mewakili industri antara lain, perbankan, tambang batubara, nikel, produk makanan dan minuman olahan, suku cadang, peralatan berat, dan keramik, dan perkebunan.

Dalam tiga tahun terakhir, tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR)IMPC kisaran 25% per tahun. Pada 2020, pendapatan bersih Rp 1,79 triliun, naik menjadi Rp 2,22 triliun pada 2021, dan naik menjadi Rp 2,81 triliun pada 2022. Pendapatan pada tahun lalu dari pasar domestik sebesar Rp 2,16 triliun, yang berasal dari segmen manufaktur-distribusi Rp 2,13 miliar dan real estate Rp 34,04 miliar. Dan, pendapatan dari pasar ekspor Rp 710,59 miliar, dari penjualan produk roofing, facade, dan material.

Untuk mengoptimalkan pasar ekspor, emiten ini membuka 19 cabang di sejumlah negara antara lain, Malaysia, Vietnam, Australia, dan Selandia Baru. Agen pemasarannya menjangkau Kuwait, Uni Emirat Arab, Jordania, Kuwait, Bangladesh, Myanmar, Thailand, dan Filipina.

Rentang 2020-2022, CAGR laba tahun berjalan kisaran 64,27%. Laba tahun berjalan pada 2020 tercatat Rp 115,80 miliar, naik menjadi Rp 188,61 miliar pada 2021, dan tumbuh menjadi Rp 312,50 miliar pada 2022. Hingga akhir tahun ini, Haryanto menargetkan pendapatan mencapai Rp 3,3 triliun atau tumbuh 17,5% dari realisasi tahun 2022 sebesar Rp 2,8 triliun. Target laba bersih Rp 390 miliar, naik 26,9% dari realisasi tahun lalu. (LK)