ROTI - PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk

Rp 1.065

+10 (+1,00%)

JAKARTA - Kinerja PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) merosotdi sepanjang tahun 2023, dengan penurunan pendapatan dan laba bersih masing-masing 2,92% dan 22,88%.

Dalam Laporan Keuangan Tahun 2023 yang dikutip Jumat (1/3), ROTI mencetak laba bersih sebesar Rp333,29 miliar, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp432,22 miliar. Penurunan laba bersih perseroan dipengaruhi oleh kinerja pendapatan dan kenaikan beban, terutapa pada beban keuangan dan rugi ventura bersama.

Pendapatan ROTI tercatat sebesar Rp3,82 triliun pada 2023, turun dari Rp3,93 triliun di tahun sebelumnya. Kontributor utama pendapatan dari penjualan produk roti tawar, yang mencapai Rp2,64 triliun. Berikutinya disusul oleh penjualan roti manis Rp1,54 triliun, kue Rp338,30 miliar, dan lainnya Rp37,11 miliar.

Di tahun 2022, penjualan roti tawar menyumbang pendapatan Rp2,65 triliun, roti manis Rp1,45 triliun, kue Rp299,01 miliar, dan lainnya Rp29,38 miliar.

Dari sisi geografis, wilayah Indonesia barat menyumbang penjualan sebesar Rp564,82 miliar, di wilayah Indonesia tengah Rp2,09 triliun, dan Indonesia timur Rp1,16 triliun. Pada 2022, penjualan di wilayah barat tercatat sebesrar Rp581,94 miliar, wilayah tengah Rp2,19 triliun, dan wilayah timurRp 1,16 triliun. (LK)