China Beige Book: Ekspor China ke AS melemah lagi Juli 2026
BEIJING – Salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi China mulai kehilangan tenaga pada Juli.
Dilansir dari CNBC, hal itu tercermin dari survei terbaru China Beige Book yang menunjukkan pengiriman barang ke Amerika Serikat kembali menurun setelah sempat pulih pada bulan sebelumnya.
Lembaga riset yang berbasis di Amerika Serikat itu menyebut pengiriman menuju AS turun untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Temuan tersebut didasarkan pada survei terhadap 1.436 perusahaan di China yang dilakukan pada 20–28 Juli.
Sebelumnya, ekspor China ke Amerika Serikat terakhir kali mencatat penurunan pada Maret, ketika anjlok lebih dari 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut sejalan dengan tren pelemahan dua digit sejak ketegangan dagang meningkat pada April 2025.
Pada Juni, pengiriman ke AS sempat melonjak 14% sehingga mendorong pertumbuhan total ekspor China sebesar 27%, tertinggi dalam hampir lima tahun.
Kenaikan itu didorong perusahaan yang mempercepat pengiriman sebelum tarif impor Amerika Serikat diperkirakan kembali naik pada musim panas.
Permintaan komponen buatan China untuk pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) juga ikut menopang ekspor.
Namun, survei terbaru menunjukkan aktivitas manufaktur kembali melambat pada Juli.
Sektor manufaktur mencatat kinerja ketenagakerjaan terburuk, sementara seluruh sektor yang disurvei mengalami pelemahan pertumbuhan lapangan kerja dibandingkan tahun lalu.
Laporan tersebut juga mencatat penjualan ritel turun dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
Sektor perjalanan dan restoran disebut mengalami penurunan tajam secara tahunan.
Di sisi lain, para pembuat kebijakan tertinggi China pada Kamis kembali menegaskan pentingnya memperluas permintaan domestik serta memperkuat kerja sama perdagangan internasional.
Pemerintah juga menekankan pencapaian terobosan teknologi sebagai salah satu prioritas utama.
Data perdagangan China untuk Juli dijadwalkan dirilis pada 7 Agustus, sedangkan data penjualan ritel dan investasi akan diumumkan pada 17 Agustus. (DK)