MILAN – Produsen mobil sport mewah Ferrari menyatakan puas terhadap respons pelanggan atas mobil listrik murni (electric vehicle/EV) pertamanya, Luce.

Seperti dikutip Reuters (30/7/2026), CEO Ferrari Benedetto Vigna pada Kamis menepis sejumlah ulasan negatif yang sempat mengiringi peluncuran model tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat Ferrari memaparkan kinerja keuangan kuartal II, sekitar dua bulan setelah Luce diperkenalkan secara resmi.

Dalam kesempatan tersebut, Vigna mengatakan perusahaan sangat senang dengan jalannya pemesanan. Menurutnya, perkembangan pesanan yang diterima sejauh ini berjalan sesuai dengan ekspektasi Ferrari.

Luce diperkenalkan pada Mei dengan banderol 550.000 euro atau sekitar US$631.000. Model tersebut merupakan sedan empat pintu berkapasitas lima penumpang yang menandai perubahan besar dari karakter tradisional Ferrari, yang selama ini identik dengan mobil sport bermesin pembakaran internal.

Peluncuran Luce sempat memicu perdebatan karena desain dan konsepnya dinilai berbeda dari warisan Ferrari. Meski demikian, Vigna menegaskan respons pelanggan yang diterima perusahaan menunjukkan hasil yang positif.

Ia mengatakan pesanan yang masuk berasal dari pelanggan lama maupun pelanggan baru. Menurut Vigna, komposisi tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan Ferrari sejak awal peluncuran model tersebut.

Vigna juga memastikan kehadiran Luce tidak mengubah strategi Ferrari dalam mengembangkan kendaraan listrik pada masa mendatang.

"Ketika klien melihat mobil tersebut, mereka benar-benar antusias dan senang," kata Vigna.

Ia juga membantah anggapan bahwa Ferrari menggunakan pemasaran agresif atau memberikan tekanan kepada pelanggan setia untuk mendorong penjualan Luce.

"Itu adalah produk yang harus mereka beli jika mereka menyukainya, jika mereka memiliki ketertarikan yang tulus terhadapnya," ujarnya.

Sementara itu, Financial Times pada Rabu, mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut, melaporkan bahwa Ferrari telah mencapai target penjualan tahunan Luce untuk 2026 yang berada sedikit di bawah 500 unit. Laporan tersebut menyebut permintaan yang kuat dari China menjadi salah satu pendorong pencapaian tersebut.

Menanggapi laporan itu, Vigna mengatakan minat terhadap Luce tidak terkonsentrasi di satu wilayah tertentu. Menurutnya, pesanan terhadap model tersebut tersebar secara merata di berbagai negara.

"Tentu saja beberapa negara mungkin lebih terbiasa dengan EV, tetapi kami tidak melihat pola tertentu," kata Vigna. (SF)

Tambahkan
sebagai sumber pilihan di Google