PPRO - PT. PP Properti Tbk

Rp 22

-2 (-8,33%)

JAKARTA - PT Properti Tbk (PPRO) mencetak pendapatan Rp 1,7 triliun di 2022 dan laba bersih Rp 24,27 miliar. Capaian itu masing-masing naik 97,67% dan 15,48% dari pendapatan dan laba tahun 2021 sebesar Rp 751,51 miliar dan Rp 21,01 miliar.

Dalam Laporan Keuangan Tahun 2022 yang dikutip Kamis (9/3), Yuyus Juarsa, Direktur Utama PT Properti Tbk (PPRO) menyampaikan penjualan real estate menyumbang pendapatan sebesar Rp 1,50 triliun, naik 99,73% dari tahun 2021 sebanyak Rp 756,29 miliar dan pendapatan properti Rp 194,17 miliar, naik 83,10% dari Rp 106,17 miliar.

Di tahun 2022, penjualan real estate terdiri atas apartemen Rp 1,50 triliun dan tanah Rp 7,48 miliar. Segmen pendapatan properti antara lain, hotel Rp 141,51 miliar, biaya layanan penyewa Rp 32,07 miliar, dan sewa Rp 20,58 miliar.

Pada 2021, penjualan rel estate yakni, apartemen Rp 751,51 miliar dan tanah Rp 4,77 miliar. Pendapatan properti terdiri atas hotel  Rp 65,79 miliar, biaya layanan penyewa Rp 26,73 miliar, dan sewa Rp 13,64 miliar.

Laba bersih yang diatribusikan ke induk usaha turun menjadi Rp 19,94 miliar dari Rp 20,35 miliar dan laba ke kepentingan non pengendali naik menjadi Rp 4,33 miliar dari Rp 662,29 juta. (LK)