TBIG - PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk

Rp 1.855

-40 (-2,11%)

JAKARTA - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kumpulkan pendapatan Rp 6,52 triliun pada 2022, naik dari periode serupa tahun 2021 sebesar Rp 6,17 triliun. Laba tercatat Rp 1,68 triliun, naik tipis dari Rp 1,60 triliun.

Dalam Laporan Keuangan Tahun 2022 yang dikutip pada Jumat (31/3), Herman Setya Budi, Direktur Utama TBIG menyampaikan pelanggan dengan kontribusi pendapatan terbanyak yakni, PT Telkomsel sebesar 35% dari total pendapatan diikuti PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar 33,69%.

Pada 2022, pendapatan perusahaan dari Telkomsel sebanyak Rp 2,28 triliun, naik tipis dari Rp 2,20 triliun di 2021. Diikuti pendapatan dari PT Indosat Rp 2,19 triliun, naik dari Rp 1,32 triliun, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 1,06 triliun, naik dari Rp 975,93 miliar, PT Smart Telecom Rp 381,45 miliar, tumbuh dari Rp 270,49 miliar, PT Hutchinson 3 Indonesia Rp 7,52 miliar, turun dari Rp 914,78 miliarm dan lainnya Rp 13,97 miliar, turun dari Rp 40,10 miliar.

Laba kotor dan laba operasi masing-masing Rp 4,74 triliun dan Rp 4,28 triliun. Sedangkan pada 2021, laba operasi dan laba kotor terkumpul masing-masing senilai Rp 4,70 triliun dan Rp 4,30 triliun. (LK)