BEIJING — Persaingan pasar kendaraan energi baru (NEV) di China semakin ketat. Leapmotor mencatat tonggak baru dengan membukukan penjualan lebih dari 100.000 unit dalam sebulan untuk pertama kalinya, sementara BYD tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar.

Dikutip dari Car News China, BYD masih menjadi produsen kendaraan energi baru dengan penjualan tertinggi pada Juli 2026. Perusahaan menjual 411.072 mobil penumpang, diikuti oleh SAIC dan Geely.

Leapmotor membukukan penjualan 101.267 unit pada Juli atau melonjak 102% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi perusahaan sekaligus membuat penjualannya melampaui Changan, salah satu produsen otomotif terbesar di China. Pada bulan yang sama, Changan menjual 96.500 kendaraan energi baru.

Kinerja Leapmotor juga semakin mendekati Geely Galaxy, merek kendaraan energi baru terlaris di bawah Grup Geely. Sepanjang Juli 2026, Geely Galaxy mencatat penjualan 107.797 unit.

Salah satu pendorong pertumbuhan Leapmotor adalah model A10, yang dipasarkan secara internasional dengan nama B03X. Model yang diluncurkan pada akhir Maret itu mencatat pengiriman 28.593 unit pada Juli atau hampir 30% dari total penjualan perusahaan.

BYD mempertahankan tren pertumbuhan dengan membukukan kenaikan penjualan tahunan selama tiga bulan berturut-turut. Penjualan di pasar luar negeri juga mencapai hampir 180.000 unit, menjadi rekor tertinggi perusahaan.

Di bawah BYD, merek Fang Cheng Bao membukukan penjualan 41.213 unit atau naik 190,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Denza menjual 19.196 kendaraan, meningkat 68,8% secara tahunan.

Berbeda dengan BYD, Li Auto masih mencatat penurunan penjualan. Perusahaan menjual 30.468 kendaraan pada Juli 2026. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Nio mengirimkan 35.934 kendaraan sepanjang Juli 2026 atau meningkat 71% secara tahunan. Dari jumlah tersebut, merek utama Nio menyumbang 20.008 unit. Onvo berkontribusi 10.155 unit atau naik 69,9%, sedangkan Firefly mencatat 5.771 unit atau melonjak 143,9%.

Xiaomi mengirimkan lebih dari 30.000 kendaraan pada Juli. Sementara itu, Huawei melalui Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA) membukukan pengiriman 45.046 unit.

Salah satu merek di bawah HIMA, Luxeed, yang dikembangkan bersama Chery, menjual 10.709 kendaraan pada Juli 2026. Angka tersebut melonjak 227,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja itu juga melampaui rekor sebelumnya pada Juni, ketika Luxeed membukukan penjualan 5.541 unit. (ARF)

Tambahkan
sebagai sumber pilihan di Google