Menteri Pertahanan Singapura beri saran ASEAN berbagi data
SINGAPURA – Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing mendorong negara-negara ASEAN memperkuat kerja sama dalam berbagi data, energi, dan sektor keuangan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.
Berbicara dalam Forum ASEAN and Asia ke-18 yang diselenggarakan oleh Singapore Institute of International Affairs pada 3 Agustus, Chan menyebut data sebagai "pelumas baru bagi ekonomi masa depan".
Menurutnya, hampir seluruh sektor dengan potensi pertumbuhan tinggi akan bergantung pada arus data yang lancar.
Mengutip dari TheStraitsTimes, Sing menilai ASEAN memiliki keunggulan berupa keragaman populasi yang menghasilkan data dalam jumlah besar.
Namun, kawasan perlu mengatasi kecenderungan proteksionisme data yang dapat menghambat lahirnya inovasi, produk, dan model bisnis baru.
Chan mengatakan jika negara-negara ASEAN mampu bekerja sama dalam integrasi data, energi, dan keuangan, maka fondasi bagi pertumbuhan ekonomi regional akan semakin kuat.
Di sektor energi, ia menilai sejumlah negara ASEAN berpotensi menjadi kekuatan global dalam energi terbarukan berkat sumber daya seperti tenaga surya, angin, dan panas bumi.
Ia juga mendukung target ASEAN membangun jaringan listrik regional yang terintegrasi penuh pada 2045, yang diyakini dapat menekan biaya energi di kawasan.
Dalam sektor keuangan, Chan menekankan pentingnya integrasi sistem pembayaran dan pergerakan modal agar transaksi lintas negara menjadi lebih efisien tanpa harus menggunakan mata uang tunggal.
Menurutnya, sistem keuangan yang lebih terintegrasi akan mempermudah dunia usaha memperoleh dan mengembangkan modal di kawasan ASEAN.
Pada forum yang sama, Menteri Transportasi Singapura Jeffrey Siow menyampaikan bahwa saat Singapura memegang keketuaan ASEAN pada 2027, pemerintah akan mendorong liberalisasi layanan penerbangan regional serta memperkuat kerja sama antarpelabuhan guna meningkatkan integrasi ekonomi kawasan. (DK)